Selasa, 16 Oktober 2012

kebun raya bogor


KEBUN RAYA BOGOR
Kebun Raya Bogor atau Kebun Botani Bogor adalah sebuah kebun botani besar yang terletak di Kota Bogor, Indonesia. Luasnya mencapai 87 hektare dan memiliki 15.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan.Saat ini Kebun Raya Bogor ramai dikunjungi sebagai tempat wisata, terutama hari Sabtu dan Minggu. Di sekitar Kebun Raya Bogor tersebar pusat-pusat keilmuan yaitu Herbarium Bogoriense dan Museum Zoologi Bogor.
Kebun Raya Bogor pada mulanya merupakan bagian dari 'samida' (hutan buatan atau taman buatan) yang paling tidak telah ada pada pemerintahan Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi, 1474-1513) dari Kerajaan Sunda, sebagaimana tertulis dalam prasasti Batutulis. Hutan buatan itu ditujukan untuk keperluan menjaga kelestarian lingkungan sebagai tempat memelihara benih benih kayu yang langka. Di samping samida itu dibuat pula samida yang serupa di perbatasan Cianjur dengan Bogor (Hutan Ciung Wanara). Hutan ini kemudian dibiarkan setelah Kerajaan Sunda takluk dari Kesultanan Banten, hingga Gubernur Jenderal van der Capellen membangun rumah peristirahatan di salah satu sudutnya pada pertengahan abad ke-18.
Pada awal 1800-an Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles, yang mendiami Istana Bogor dan memiliki minat besar dalam botani, tertarik mengembangkan halaman Istana Bogor menjadi sebuah kebun yang cantik. Dengan bantuan para ahli botani, W. Kent, yang ikut membangun Kew Garden di London, Raffles menyulap halaman istana menjadi taman bergaya Inggris klasik. Inilah awal mula Kebun Raya Bogor dalam bentuknya sekarang.
Pada tahun 1814 Olivia Raffles (istri dari Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles) meninggal dunia karena sakit dan dimakamkan di Batavia. Sebagai pengabadian, monumen untuknya didirikan di Kebun Raya Bogor.Ide pendirian Kebun Raya bermula dari seorang ahli biologi yaitu Abner yang menulis surat kepada Gubernur Jenderal G.A.G.Ph. van der Capellen. Dalam surat itu terungkap keinginannya untuk meminta sebidang tanah yang akan dijadikan kebun tumbuhan yang berguna, tempat pendidikan guru, dan koleksi tumbuhan bagi pengembangan kebun-kebun yang lain.

Prof. Caspar Georg Karl Reinwardt adalah seseorang berkebangsaan Jerman yang berpindah ke Belanda dan menjadi ilmuwan botani dan kimia. Ia lalu diangkat menjadi menteri bidang pertanian, seni, dan ilmu pengetahuan di Jawa dan sekitarnya. Ia tertarik menyelidiki berbagai tanaman yang digunakan untuk pengobatan. Ia memutuskan untuk mengumpulkan semua tanaman ini di sebuah kebun botani di Kota Bogor, yang saat itu disebut Buitenzorg (dari bahasa Belanda yang berarti "tidak perlu khawatir"). Reinwardt juga menjadi perintis di bidang pembuatan herbarium. Ia kemudian dikenal sebagai seorang pendiri Herbarium Bogoriense.
Pada tahun 18 Mei 1817, Gubernur Jenderal Godert Alexander Gerard Philip van der Capellen secara resmi mendirikan Kebun Raya Bogor dengan nama ’s Lands Plantentuin te Buitenzorg. Pendiriannya diawali dengan menancapkan ayunan cangkul pertama di bumi Pajajaran sebagai pertanda dibangunnya pembangunan kebun itu, yang pelaksanaannya dipimpin oleh Reinwardt sendiri, dibantu oleh James Hooper dan W. Kent (dari Kebun Botani Kew yang terkenal di Richmond, Inggris).Sekitar 47 hektare tanah di sekitar Istana Bogor dan bekas samida dijadikan lahan pertama untuk kebun botani. Reinwardt menjadi pengarah pertamanya dari 1817 sampai 1822. Kesempatan ini digunakannya untuk mengumpulkan tanaman dan benih dari bagian lain Nusantara. Dengan segera Bogor menjadi pusat pengembangan pertanian dan hortikultura di Indonesia. Pada masa itu diperkirakan sekitar 900 tanaman hidup ditanam di kebun tersebut.
Pada tahun 1822 Reinwardt kembali ke Belanda dan digantikan oleh Dr. Carl Ludwig Blume yang melakukan inventarisasi tanaman koleksi yang tumbuh di kebun. Ia juga menyusun katalog kebun yang pertama berhasil dicatat sebanyak 912 jenis (spesies) tanaman. Pelaksanaan pembangunan kebun ini pernah terhenti karena kekurangan dana tetapi kemudian dirintis lagi oleh Johannes Elias Teysmann (1831), seorang ahli kebun istana Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch. Dengan dibantu oleh Justus Karl Hasskarl, ia melakukan pengaturan penanaman tanaman koleksi dengan mengelompokkan menurut suku (familia).Teysmann kemudian digantikan oleh Dr. Rudolph Herman Christiaan Carel Scheffer pada tahun 1867 menjadi direktur, dan dilanjutkan kemudian oleh Prof. Dr. Melchior Treub.

Pendirian Kebun Raya Bogor bisa dikatakan mengawali perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. Dari sini lahir beberapa institusi ilmu pengetahuan lain, seperti Bibliotheca Bogoriensis (1842), Herbarium Bogoriense (1844), Kebun Raya Cibodas (1860), Laboratorium Treub (1884), dan Museum dan Laboratorium Zoologi (1894).Pada tanggal 30 Mei 1868 Kebun Raya Bogor secara resmi terpisah pengurusannya dengan halaman Istana Bogor.Pada mulanya kebun ini hanya akan digunakan sebagai kebun percobaan bagi tanaman perkebunan yang akan diperkenalkan ke Hindia-Belanda (kini Indonesia). Namun pada perkembangannya juga digunakan sebagai wadah penelitian ilmuwan pada zaman itu (1880 - 1905).
Kebun Raya Bogor selalu mengalami perkembangan yang berarti di bawah kepemimpinan Dr. Carl Ludwig Blume (1822), JE. Teijsmann dan Dr. Hasskarl (zaman Gubernur Jenderal Van den Bosch), J. E. Teijsmann dan Simon Binnendijk, Dr. R.H.C.C. Scheffer (1867), Prof. Dr. Melchior Treub (1881), Dr. Jacob Christiaan Koningsberger (1904), Van den Hornett (1904), dan Prof. Ir. Koestono Setijowirjo (1949), yang merupakan orang Indonesia pertama yang menjabat suatu pimpin lembaga penelitian yang bertaraf internasional.
Pada saat kepemimpinan tokoh-tokoh itu telah dilakukan kegiatan pembuatan katalog mengenai Kebun Raya Bogor, pencatatan lengkap tentang koleksi tumbuh-tumbuhan Cryptogamae, 25 spesies Gymnospermae, 51 spesies Monocotyledonae dan 2200 spesies Dicotyledonae, usaha pengenalan tanaman ekonomi penting di Indonesia, pengumpulan tanam-tanaman yang berguna bagi Indonesia (43 jenis, di antaranya vanili, kelapa sawit, kina, getah perca, tebu, ubi kayu, jagung dari Amerika, kayu besi dari Palembang dan Kalimantan), dan mengembangkan kelembagaan internal di Kebun Raya yaitu:
Kebun Raya Bogor sepanjang perjalanan sejarahnya mempunyai berbagai nama dan julukan, seperti
  • ’s Lands Plantentuin
  • Syokubutzuer (zaman Pendudukan Jepang)
  • Botanical Garden of Buitenzorg
  • Botanical Garden of Indonesia
  • Kebun Gede
  • Kebun Jodoh
Direktur
Setiap mengunjungi kebun raya kita bisa melihat keindahan alam yang ada disana dan berbagai macam tanaman yang sudah lama berada disana dan dirawat sampai berumur ratusan tahun,terdapat tugu peringatan Reinwart dan disana terdapat sejarah-sejarah bagaimana terjadinya kebun raya Bogor ini .Kebun raya bogor ini pun tempat wisata yang bisa dibilang cukup murah tapi tetap berwawasan untuk menambah pengetahuan kita tentang botanical,tempat ini juga bisa membuat kita menjadi berkumpul dengan teman-teman karena bisa piknik disana dengan sesuasana yang memang enak untuk berkumpul dan tidak membosankan ,tempat ini pun menjadi tempat favorit untuk berfoto-foto karena banyak sekali pemandangan yang begitu indah untuk diabadikan dan favorit saya untuk jalan-jalan bersama sahabat-sahabat saya .Disini pun terdapat koleksi pohon,tumbuhan dan tugu antara lain :
Bunga bangkai
  • Salah satu daya tarik utama Kebun Raya Bogor adalah bunga bangkai (Amorphophalus titanum) karena saat-saat mendekati mekar akan mengeluarkan bau bangkai yang menyengat. Bunga ini dapat mencapai tinggi 2m dan merupakan bunga majemuk terbesar di dunia tumbuhan.
  • Pohon kelapa sawit tertua di Asia Tenggara yang masih hidup sampai sekarang.
Tugu Peringatan Reinwardt
Pada 16 Mei 2006, memperingati 189 tahun Kebun Raya Bogor (KRB), Kedutaan Besar Jerman bersama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), meresmikan Tugu Peringatan Reinwardt di dalam kompleks kebun. Monumen sederhana di seberang kolam depan Istana Bogor tersebut diresmikan oleh Kepala LIPI Umar Anggara Jenie dan Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Joachim Broudré-Gröger.
Untuk berwisata ketempat ini,anda tidak akan kesulitan menemukannya karena Kebun Raya ini terletak di tengah kota Bogor yang ramai bila anda dari Jakarta dan malas membawa kendaraan peribadi, anda dapat mencoba naik kereta. Ada banyak pilihan kereta bila anda ingin ke kota Bogor, mulai dari kereta ekonomi hingga kereta AC sesampainya di kota Bogor pun ada bisa menaiki angkot dengan jurusan terminal Baranangsiang dan berhenti sebelum terminal tersebut dan disitupun akan kelihatan Kebun Raya Bogor  .
Kunjungan
  • Pada hari Minggu dan hari libur, Kebun Raya Bogor sangat ramai dengan pengunjung.
  • Kebun Raya Bogor dibuka setiap hari dari pukul 08.00 hingga pukul 17.00.
  • Harga tiket masuk Rp 10.000,00.
  • Mobil Roda Empat Rp 15.000,00 dan Motor Rp 3.000,00.
  • Pintu gerbang utama ada di sebelah Selatan, sedangkan pintu-pintu yang lain hanya dibuka pada hari Minggu dan libur.
  • Untuk masuk ke Rumah Anggrek di dalam KRB, pengunjung dikenakan tambahan Rp 1.000,00
·         Peta Kebun Raya Bogor
·         Peta Kebun Raya Bogor











     Bunga Bangkai                             Tugu Reinwardt                     Jembatan Merah

Berkas:Bunga bangkai.jpg http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/f/f4/Monumen_Reinwardt.jpg https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgY7XwIsQfDZ8W3IiSdt5lrZPcYt_3hPisL4S62m1dufw1PnE4PIchJnd8zqZuAeL2ZV0zA3fCjLHFo4MbZ-qGX4PSzPcypX4N7jCVxrVpjsdfUXJjMu7XtV2AxtlFnJ7CSCslNLEyLYABt/s400/P1020519.JPG
 https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/156254_3235617332568_1966832410_n.jpg https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/375333_135539543229432_571225405_n.jpghttps://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/485205_2839345543383_845442474_n.jpg

TEMPAT WISATA
KEBUN RAYA BOGOR

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7yvz0ywojto9V4G3Kpp-E989S5gxMkNDF3Oco7kSpLyF3VF1U-wcfUNxi6_wkihsbHxLt-yyUJmiKJxqUjr-cx8QHeLeTUEfcmFSQ_q5-wxmWPMD8bf6mfqFjjDAeaCuH4-F-HGm5sYK5/s1600/logo_gunadarma1-300x2982.jpg
NAME                :FELICIA GIVANNY ORS
CLASS               :3EB08
NPM                   :22210715
LECTURE         :BAHASA INDONESIA 2 
 (TUGAS SOFTSKILL)

UNIVERSITAS GUNADARMA
2012-2013



T